Monthly Archives: June 2015

SENAM IBU HAMIL

Masa-masa kehamilan adalah mas-masa yang menentukan bagi seorang perempuan,semua wanita ingin sekali bayi dalam kandungan sehat tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Pada ibu hamil sangat dibutuhkan tubuh yang sehat dan bugar, diupayakan dengan makan teratur, cukup istirahat dan olah tubuh sesuai takaran. Dengan tubuh bugar dan sehat, ibu hamil tetap dapat menjalankan tugas rutin sehari-hari, menurunkan stres akibat rasa cemas yang dihadapi menjelang persalinan.

Jenis olah tubuh yang paling sesuai untuk ibu hamil adalah senam hamil, disesuaikan dengan banyaknya perubahan fisik seperti pada organ genital, perut kian membesar dan lain-lain. Dengan mengikuti senam hamil secara teratur dn intensif, ibu hamil dapat menjaga kesehatan tubuh dan janin yang dikandung secara optimal.

Senam hamil adalah adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman dan spontan.

Sebelum memulai senam hamil, lakukan dulu gerakan pemanasan sehingga peredaran darah dalam tubuh akan meningkat dan oksigen yang diangkut ke otot-otot dan jaringan tubuh bertambah banyak, serta dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kejang/luka karena telah disiapkan sebelumnya untuk melakukan gerakan yang lebih aktif.

Kapan dianjurkan mengikuti senam hamil? Jika kandungan mencapai 6 bulan ke atas, lakukan senam hamil, kecuali ada kelainan tertentu pada kehamilan. Sebelum memutuskan mengikuti senam hamil, diskusikan kondisi kehamilan dengan dokter atau bidan.

Perempuan mengandung yang mengikuti senam hamil diharapkan dapat menjalani persalinan dengan lancar, dapat memanfaatkan tenaga dan kemampuan sebaik-baiknya sehingga proses persalinan normal berlangsung relatif cepat.

Bagaimana gerakan dasar senam hamil? Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti di rumah:

  1. Duduk bersila dan tegak, kedua lengan mengarah ke depan dan santai. Lakukan sebanyak mungkin dalam posisi sehari-hari

  2. Sikap merangkak, jarak antara kedua tangan sama dengan jarak antara kedua bahu. Keempat anggota tubuh tegak lurus pada lantai dengan badan sejajar lantai. Lakukan gerakan ini: Tundukkan kepala, lihat perut bagian bawah dan pinggang diangkat sambil mengempiskan perut dan mengerutkan lubang anus. Selanjutnya turunkan pinggang dengan mengangkat kepala sambil melemaskan otot-otot dinding perut dan otot dasar panggul. Lakukan gerakan ini sebanyak 8 kali

  3. Lakukan sikap merangkak dengan meletakkan kepala di antara kedua tangan lalu menoleh ke samping kanan/kiri, selanjutnya turunkan badan hingga dada menyentuh kasur dengan menggeser siku sejauh mungkin ke samping. Bertahanlah pada posisi tersebut selama 1 menit, kemudian tingkatkan menjadi 5-10 menit atau sesuai kekuatan ibu hamil

  4. Berbaring miring ke kiri (lebih baik ke arah punggung bayi), lutu kanan diletakkan di depan lutut kiri (ganjal dengan bantal). Lengan kanan ditekuk di depan dan lengan kiri letakkkan di belakang

  5. Bernaring miring, kedua lutut dan kedua lengan ditekuk, bawah kepala diberi bantal, demikian juga bawah perut agar perut tidak menggantung. Tutup mata, tenang, atur nafas dengan berirama.

  6. Berbaring telentang, pegang kedua lutut dengan kedua tangan dan rileks. Lakukan kegiatan berikut: Buka mulut secukupnya, tarik nafas dalam semaksimal mungkin, ketupkan. Mengejanlah seperti buang air besar, gerakan badan ke bawah dan ke depan. Setelah tak dapat menahan lelah, kembali ke posisi awal. Ulangi gerakan ini 3-4 kali dengan interval 2 menit

ASI EKSKLUSIF

Apakah ASI Eksklusif ?

Asi (Air Susu Ibu) yang harus diberikan pada bayi segera sampai usia 6 bulan tanpa tambahan makanan apapun (PASI)

Kandungan ASI ???

  1. Kolostrum (ASI jolong) yaitu ASI yang keluar sejak ibu melahirkaan sampai 3-7 hari setelah melahirkan, berwarna kekuningan dan mengandung kekebalan.
  2. ASI transisi yaitu peralihan bentuk ASI dari kolostrum menjadi ASI (7-14 hari)
  3. ASI (ASI Matur) yaitu air susu setelah masa transisi yang keluar setelah > 14 hari

Apa Keuntungan pemberian ASI ????

  1. Murah dan mudah (tersedia setiap waktu)
  2. Mengandung zat kekebalan tubuh yang tinggi
  3. Mengandung zat gizi yang seimbang
  4. Mengurangi perdarahan setelah melahirkan
  5. Mencegah terjadinya kehamilan
  6. Meningkatkan hubungan psikologis ibu dan anak
  7. Mencegah resiko terjadinya kanker
  8. Mengandung tingkat kecerdasan tinggi

Hal – hal yang dapat meningkatkan produksi ASI ???

  1. Makanan ibu yang bergizi
  2. Rangsangan isapan bayi
  3. Cara menyusui bayi yang benar
  4. Psikologis ibu (senang, tenang, rileks, pd)

 

Hal – hal yang dapat menghambat produksi ASI???

  1. Makanan ibu kurang bergizi
  2. Cara menyusui yang salah
  3. Psikologis ibu yang kurang baik (stres, emosi )
  4. Bayi jarang diteteki

Pemberian ASI

  1. Barikan ASI sesering mungkin dan tanpa jadwal (“ngek jel” yaitu begitu “ngek/menangis” langsung diberi ASI”)
  2. Untuk ibu bekerja cara menyimpan ASI :

a. Teteki anak sebelum kerja

b. Tetekkan pada waktu sore / malam hari setelah pulang kerja.

3. Dan cara payudara diperas ditempat kerja sesuai jadwal menyusui    di rumah kemudian ASI dimasukkan ke dalam botol yang bersih/ steril dan disimpan 6-8 jam dalam suhu kamar

  • 2 minggu di freezer kulkas 1 pintu
  • 3 bulan di freezer kulkas 2 pintu
  • 2 hari di rak kulkas bawah jangan dipintu kulkas
  1. Bila ASI akan diberikan, ASI dihangatkan dulu dengan cara merendamnya dalam air hangat (jangan direbus/ditambah air panas). Kemudian minumkan pakai cangkir / gelas.

PIJAT BAYI ( BABY MASSAGE )

Pijat Bayi Adalah terapi sentuh pada bayi yang bertujuan untuk perawatan kesehatan bayi .

Manfaat         :

  • Meningkatkan sistim imunitas
  • Melancarkan pencernaan
  • Merubah gelombang otak secara positif
  • Mengurangi depresi dan ketegangan
  • Membuat tidur lelap
  • Mengurangi kembung dan sakit perut
  • Meningkatkan berat badan, dll

 

Kapan pijat bayi dimulai ?

  • Segera sesudah dilahirkan
  • Dilakukan setiap hari sampai bayi berusia 6-7 bulan

 

Waktu terbaik memijat bayi :

  • Pagi hari pada saat orang tua dan anak siap memulai hari baru
  • Malam hari sebelum tidur agar bayi bisa tidur nyenyak

Hal yang tidak dianjurkan :

  • Memijat bayi langsung sesudah makan
  • Memijat bayi pada saat bayi tidak sehat / panas

Berikut Video Tutorial Pijat Bayi / Baby Massage

 

 

 

 

TIPS BERPUASA BAGI IBU HAMIL

Selama ibu hamil telah melakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat dan telah dikonsultasikan dengan ahlinya, maka diperbolehkan baginya berpuasa khususnya selama bulan ramadhan. Ibu hamil tentunya sangat berbeda saat menjalankan puasa dibandingkan dengan yang tidak hamil. Diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah yang barokah dan juga tetap menjadikan kandungannya senantiasa sehat.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa:

Saat Sahur

a. Ketika sahur, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.

b. Upayakan juga makanan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh.

c. Jangan mengkonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.

d. Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.

Saat Berpuasa

a. Jalani puasa dengan niat dan tekad yang bulat dan ikhlas agar hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil.

b. Cukup istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.

c. Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energy ekstra, misalnya aktivitas di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stress dan buang jauh kebiasaan / dorongan untuk marah.

e. Segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami:

• Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya dehidrasi.
• Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit.
• Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil.
• Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.

• Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.

Saat Berbuka

a. Awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.

b. Kemudian ibu hamil dapat melanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau kurma.

c. Setelah shalat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis shalat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.

d. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat