Monthly Archives: December 2014

Operasi (Bedah) Laparoskopi

Laparoskopi adalah sebuah teknik melihat ke dalam perut tanpa melakukan pembedahan besar, walaupun awalnya adalah adalah prosedur ginekologi, laparoskopi semakin sering digunakan dalam pembedahan cabang lain. Menurut sumber lain Laparoskopi adalah teknik bedah invasif minimal yang menggunakan alat-alat berdiameter kecil untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut. Kamera mini ini digunakan terlebih dahulu, kemudian dimasukkan gas untuk membuat jarak pemisah antara rongga sehingga dapat terlihat dengan jelas gambar yang akan terlihat. Dokter bedah melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor dan mengoperasikan alat-alat tersebut dengan kedua tangannya. Awalanya, diadopsi luas oleh para ginekolog, laparoskopi sekarang menjadi teknik bedah yang diggunakan dalam bayak cabang pembedahan. Teknik ini memungkinkan banyak prosedur invansif minimal. Laparoskop adalah instrumen sempit serupa tabung pencahayaan di bagian dalam dan melihat nyaris setiap bagian tubuh. Instrumen ini secara lengkap bertahap menjadi canggih sehingga dokter bedah dapat melewatkan istrumen halus melalui laparoskop untuk melakukan operasi kecil. Paling sering digunakan dalam ginekologi. Laparoskopi memungkinkan pandangan jernih tuba fallopii, rahim dan indung telur. Ini berguna dalam mendiagnosis kondisi ginekologi, seperti infeksi leher rahim dan kista indung telur. Juga digunakan untuk mengecek keluhan seperti endometriosis (jaringan yang menyerupai lapisan rahim yang tumbuh diluar rahim) dan kanker indung telur. Sebagai tes untuk ketidak suburan yang disebabkan oleh tersumbatnya tuba fallopi, zat pewarna ditempatkan kedalam lubang perut.